• Malam ini dia datang kembali
    Menyambangi alam mimpi
    Selamat datang sang semar sakti
    Apa sabda kau malam ini?

    Lebih, kurang dan beda persepsi
    Sehat, sakit, hidup dan mati
    Adalah hiasan drama dunia ini
    Mengapa kau khawatir dan takuti

    Rahasia yang banyak orang cari
    Misteri jalani hidup hakiki
    Terdengar pesan kata seiring dia pergi
    Apa yang buatmu bahagia saat ini

    Tags: , , , , , ,

  • Since you came into my world,
    Love is the only perfect word
    My life was never be the same
    I love you son, that’s why you got my name

    You’re brightening my life in every way
    The reason, I thank God in my prayer every day
    You’re my life, my energy, my son,
    My love, my one and only one,

    I want you to know how much you mean to me
    The lovely blessing from The One, The Almighty
    Remember, My love will always be with you
    With every single step that you do

    Tags: , ,

  • Tonight I admire the moon above
    Share the feeling of joy and love
    It shine along with angel sing
    And all the blessings that Divine bring

    While the wind blows so slow
    move the cloud and show your glow
    Share your light my dear Moonlight
    Help me feel alright along the night.

    Feels serene, peaceful and save
    What a wonderful world we have
    Thank you Almighty, All that is
    Surrounds me with happiness, health and bliss

    Tags: , , ,

  • Saya teringat kejadian dua bulan yang lalu, dimana saya berkesempatan bertemu kembali dengan seorang sahabat lama saat saya masih di bangku sekolah dasar. Kita saling bertukar cerita mengenai perjalanan hidup masing-masing. Setelah ngobrol ngalor-ngidul soal indahnya saat-saat masa kecil dahulu, sahabat saya muncul dengan sebuah pertanyaan, “Fer, kenapa kamu koq pindah-pindah kerjaan dan macem-macem bidang sih? Sempet jadi pegawai negeri, usaha sendiri, perusahaan keluarga, perusahaan swasta, sampe multi nasional. Dari mulai ngurusin sales, customer service, telekomunikasi, sumberdaya manusia, sampe ngurusin artikel majalah wanita dan buka praktek di klinik mu. Kayaknya kamu nggak focus dan loncat-loncat deh. Apa sih yang kamu cari?”

    Jawaban saya saat itu hanyalah singkat, “kepengen aja, asyik lagi belajar banyak hal.” Kemudian pembicaraan saya alihkan ke topik lain yang lebih ringan dan lucu.

    Beberapa hari kemudian, saat saya mencoba untuk memejamkan mata dan menuju tidur saya malam itu. Gambaran kejadian bersama sahabat lama tersebut muncul kembali, demikian pula pertanyaannya kala itu. Sebuah pertanyaan yang mendekati sebuah pertanyaan lama yang dari dahulu senantiasa datang ke hati saya. Apa yang saya cari di hidup ini? Apakah salah apa yang saya lakukan?

    Pikiran dan rasa terus menari dan berdiskusi tentang hal ini, tanpa sadar keduanya berjalan dan beralih ke ingatan lama saat saya masih kecil. Saya teringat akan Nenek yang sering berdongeng tentang wayang menjelang saya tidur. Tokoh kesayangan saya adalah Semar. Dia sering digambarkan oleh nenek sebagai orang yang sangat baik, sabar, sederhana dan bijaksana. Entah kenapa bayangan tokoh ini semakin jelas dalam benak saya. Ah saya coba iseng saja menciptakan sebuah percakapan dengannya.

    “Wahai Semar, apa sih yang saya cari saat ini? Apakah saya salah apabila melakukan banyak hal, seperti apa yang saya lakukan saat ini? dan kegiatan apa yang baiknya saya lakukan ke depan, apabila saya merasa bosan?” tanya saya.

    Semar hanya tersenyum dan dan bicara dengan tutur yang halus, “Apa yang membuatmu bahagia Nak?” jawabnya seiring dengan sosoknya yang semakin menghilang dari benak saya.

    Hmmm, sebuah jawaban sederhana dengan kedalaman makna. Saya jadi teringat dengan kata-kata Paulo Coelho : A personal legend is the path we decide to take that fills our heart with enthusiasm. It is the path of our dreams. Sebuah keterangan singkat dari makna legenda diri seorang anak bernama Santiago dalam bukunya, The Alchemist.

    Ya, Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Setiap pilihan yang kita pilih dengan kesadaran dan kegembiraan, tidak pernah akan salah, dan tidak penah akan ada pilihan salah juga anyway :) Mempelajari dan mengalami banyak hal adalah proses pembelajaran. Hidup adalah belajar, tumbuh, berkarya dan berkembang selaras dengan perkembangan semesta.

    Sesuatu yang membuat kita memiliki gairah dalam mengerjakannya akan membuat kita bisa berkarya lebih giat, dengan hasil yang lebih baik, disertai dengan suka cita.

    Jadi ingat quotation dari John Lennon, “Time you enjoy wasting is not wasted”. Sesuatu yang kita kerjakan dengan suka cita dan terkadang memakan waktu yang cukup lama, akan membuat kita banyak belajar dan berkarya dengan hati yang lebih senang dan bukanlah aktivitas membuang waktu.

    Saat kita berani memulai melangkahkan kaki dengan antusias mengikuti apa yang kita inginkan (personal legends). Semua jaring-jaring matrix semesta seolah terangkai dengan sendirinya, berbagai peristiwa yang mendukung upaya kita seolah mendekati kita. Terkadang seperti sebuah kebetulan-kebetulan yang terjadi dari jalan dan tempat yang tidak kita duga. Semua hal seolah teratur dengan sendirinya.Seolah alam semesta berkonspirasi untuk menolong kita dalam mewujudkan impian kita. Ini seolah tanda restu bagi kita, jalan Tuhan yang telah kita pilih di dunia ini. Hal ini merupakan berkah bagi orang-orang yang memiliki keberanian dalam menghadapi mimpi mereka sendiri.

    Jadi teringat kembali samar-samar suara Sang Semar, “apa yang membuatmu bahagia Nak?”

    Terima kasih Sang Semar, saya mengerti.

    Selamat malam, sering-sering main ya, pintaku ….

    *) nama dan peristiwa yang tertulis di sini ada yang benar dan ada juga yang rekaan, semata-mata untuk menyukseskan tulisan yang saya buat dengan hati yang senang ini.

    Tags: , , , , ,

  • Pertanyaan :

    “Pacar saya tidak suka menghabiskan waktu bersama keluarga saya, bahkan bersama keluarganya sendiri. Hari-hari besar yang dirayakan bersama keluarga berubah menjadi ‘mimpi buruk’ bagi hubungan kami. Bagaimana cara saya mengurangi fobia keluarganya ini?”

    Jawaban :

    Fobia berasal dari kata “phóbos” dalam bahasa Yunani yang berarti ketakutan. Apabila seseorang memiliki fobia, umumnya terdapat pengalaman buruk masa lalu.

    Apakah ada pengalaman traumatik yang dialami, atau peristiwa orang lain yang didengar, dilihat, atau dirasakan pasangan Dian, yang berakibat ketidaknyamanan emosi dan tersimpan kuat secara sadar dan bawah sadar.

    Untuk mengurangi atau menghilangkannya, sebaiknya Dian mengetahui apa penyebabnya terlebih dahulu (root causes). Begitu penyebabnya sudah diketahui, Dian sebaiknya berempati dulu dengan pasangan. Jangan memaksanya pergi ke acara keluarga apabila ia masih merasa tidak nyaman, sambil pelan-pelan memberi pengertian bahwa semua persoalan baik itu berupa phobia/ trauma bisa diatasi.

    Cerita-cerita yang bersifat menginspirasi bisa menjadi salah satu kiat.

    Apabila ingin memperoleh hasil transformasi yang lebih cepat, Dian bisa mengajak pasangan untuk menjumpai terapis. Sekarang banyak metode me-release phobia/trauma dengan cepat dan mudah, seperti energy psychology atau hypnotherapy.

    Tags: , , , , ,

  • Ijinkan saya untuk memperhatikan dan menertawakan setiap respons saya atas kejadian-kejadian yang saya jumpai dan rasakan dalam permainan di dunia ini, yang merupakan pencerminan dari setiap sifat dan namaMu.

    Forgive Me, I am Sorry, Thank You, I Love You.

    Tags: , , , , ,

   

Recent Posts

Recent Comments

  • Mas Syaifuddin, acara ini merupakan acara rutin dari Gerakka...
  • Ingin gabung,gmn caranya? mksh.
  • TPDP mas...Tua Pasti Dewasa Pilihan , itulah yg sering diuca...
  • Terima kasih Mbak Marisa, semoga Mbak sehat, sukses dan baha...
  • Bagus banget mas.. Semua yang ditulis mas febri selalu menja...