• Kita dilahirkan atas dasar KEHENDAK dan dibekali alat berupa akal, semesta dan kehendak.
    Sehingga memiliki keinginan adalah hal yg baik.
    Dengannya kita dan juga alam ini berkembang

  • Pertanyaan:

    Sejak satu tahun belakangan ini saya yang sudah berkeluarga memiliki hubungan yang cukup dekat dengan salah seorang pria yang juga sudah berkeluarga di tempat saya bekerja. Kami sering chatting dan sering kali pula tidak mengenal waktu, pagi, siang, sore, bahkan tengah malam. Terus terang saya memiliki perasaan khusus terhadapnya, demikian pula sebaliknya. Namun tentu saja saya tidak ingin mengkhianati perkawinan saya dengan suami yang sudah berjalan 17 tahun. Setiap kali saya berusaha melupakan si pria ini, setiap kali pula saya secara tidak sengaja diingatkan kembali betapa sebetulnya kami memang saling membutuhkan. Tidak banyak yang pernah kami lakukan bersama kecuali hanya sebatas lunch/dinner berdua. Bagaimana agar saya dapat melupakan dia secara total ? Karena terus terang perasaan seperti ini cukup menyiksa.

     

    Jawaban :

    Dear Mbak xxxxx,
    Terkadang ada masanya dalam sebuah hubungan kita merasa jenuh dan merasa mendapatkan sesuatu dari seseorang lain yang bukan pasangan kita. Mungkin karena adanya suatu persamaan yang sedang Mbak hadapi dan rekan kerja Mbak yang tidak diperoleh dari pasangan masing-masing.
    Memang hidup adalah pilihan.
    Apabila anda memilih hubungan yang baru, ada baiknya apabila Mbak memikirkan mau dibawa kemana hubungan baru ini, dan apa yang akan terjadi dengan pasangan hidup masing-masing. Dan pertanyaan saya untuk Mbak adalah apa yang membuat anda bahagia seutuhnya?
    Apabila anda ingin mempertahankan keluarga anda.
    Kunci dari healthy relationship adalah komunikasi.
    Ada baiknya anda membuat list apa hal positif yang dimiliki suami anda saat ini, dan list ekspektasi yang anda harapkan dari pasangan anda dan juga hal positif yang ada di teman kerja anda yang membuat anda merasa nyaman didekatnya yang tidak dimiliki pasangan anda. Dan coba komunikasikan ke suami anda mengenai harapan anda. Anda memilih dia sebagai suami tentu memiliki berbagai keunggulan yang dulu menarik hati anda untuk memilihnya. Anda hanya tinggal mengupgrade beliau dengan mengkomunikasikan kepada beliau agar memiliki kesadaran akan harapan anda. Dan bangkitkan kembali api yang dulu pernah ada.
    Apapun pilihan anda, adalah yang terbaik untuk anda.
    Namun sesungguhnya siapapun pasangan kita adalah sarana terbaik untuk memahami keberadaan diri kita sesungguhnya, karena dia adalah seperti cermin yang membantu kita sadar melihat diri kita.
    Selamat mencoba.

   

Recent Posts

Recent Comments

  • Mas Syaifuddin, acara ini merupakan acara rutin dari Gerakka...
  • Ingin gabung,gmn caranya? mksh.
  • TPDP mas...Tua Pasti Dewasa Pilihan , itulah yg sering diuca...
  • Terima kasih Mbak Marisa, semoga Mbak sehat, sukses dan baha...
  • Bagus banget mas.. Semua yang ditulis mas febri selalu menja...