• Menanggapi pendapat tentang hidup yang disampaikan seorang teman baik, yang selama ini semakin saya kagumi akan keindahannya dalam bertutur dan kelincahannya dalam berfikir :) , saya tertarik untuk ikut berpendapat dan bermaksud kembali mengingatkan diri saya sendiri.

    Hidup adalah sebuah pilihan.
    Sebuah Free Will dan Free Choice yang kita miliki, sesuai dengan tingkat potensi yang kita miliki saat menjumpai pilihan.

    Terkadang menjadi sebuah free will  bagi kita dan terkadang menjadi sebuah free choice.

    Dalam matrix kehidupan yang sangat luar biasa ini (Praise The Almighty Creator), pilihan senantiasa datang dalam kehidupan kita sehari-hari, bagai sebuah list menu tak terhingga yang tiada henti ditawarkan kepada kita semenjak kita menyadari hidup. Kita dididik dan dipengaruhi oleh orang tua, kerabat, sahabat, dan lingkungan dalam setiap pengambilan keputusan semenjak kita kecil, sehingga kita dewasa dan mampu menentukan arah pilihan kita sendiri. Dan setiap pilihan yang kita ambil, senantiasa terdapat konsekuensi yang mendampingi.

    Terkadang pilihan yang kita ambil, membuat kita bahagia, terkadang didampingi konsekuensi yang kurang berkenan di hati kita, itu menjadi sebuah ritme kehidupan, sebuah komposisi nada yang menjadi soundtrack kehidupan kita.
    Tidak ada pilihan yang salah selama kita memilihnya dengan kesadaran. Dan konsekuensi yang mendampinginya pun senantiasa akan membuat tingkat kesadaran dan rasa syukur kita akan hidup dan kehidupan semakin berkembang.

    Tidak ada realitas yang absolut, realitas hanya terjadi dalam pikiran kita. Persepsi kita akan sesuatu yang kita namankan “kenyataan”.
    Namun kita kembali diberikan potensi untuk “menciptakan kenyataan yang kita inginkan” melalui hati dan akal kita.

    Adalah our birth-rights untuk memilih jenis kehidupan yang kita inginkan, yang membuat kita bahagia, sehat, sejahtera, bijaksana dan berkelimpahan misalnya.

    Hidup adalah kumpulan pilihan dan konsekuensinya, dan hak kita untuk memilih dan menjalani kenyataan hidup dengan kesadaran, yang pada akhirnya akan semakin meningkatkan kualitas kesadaran dan rasa syukur pada Sang Pemberi Hidup. (fibriandani)

    Thank you GOD, The Most Merciful, The Most Gracious… for all the blessings.

    Tags: , , , , , , ,

   

Recent Posts

Recent Comments

  • Mas Syaifuddin, acara ini merupakan acara rutin dari Gerakka...
  • Ingin gabung,gmn caranya? mksh.
  • TPDP mas...Tua Pasti Dewasa Pilihan , itulah yg sering diuca...
  • Terima kasih Mbak Marisa, semoga Mbak sehat, sukses dan baha...
  • Bagus banget mas.. Semua yang ditulis mas febri selalu menja...